Pada saat yang bersamaan, dua orang sahabat saya menangis untuk hal yang sama, kehamilan.
A menangis karena tidak siap untuk punya anak (lagi). Maklum, ini kehamilannya yang ke tiga. Jumlah yang untuk jaman sekarang ini dipandang tak lagi ideal. Selain itu, A sedang "sibuk" dengan berbagai urusan rumah tangga lainnya. Maka aku memahami tangisnya.
B menangis karena (lagi-lagi) gagal hamil. Walau B sudah punya seorang anak yang menakjubkan, tapi, sudah hampir 2 tahun ini B ingin menambah anak lagi. Alasannya beragam. Demi mewujudkan cita-citanya itu, B sudah mulai rutin mengunjungi (kembali) dokter kandungannya. Setelah melewati serangkaian proses yang tidak bisa dibilang ringan, B hampir yakin akan hamil di bulan ini. Maka, ketika harapan itu tak menjadi nyata, aku memahami tangisnya.
Kurenungi dua sahabatku tercinta ini. Walau kumengerti, tapi sungguh tak mudah untuk memberi kata penghiburan, bagi keduanya. Betapa Allah punya rencana bagi setiap umatnya. Betapa tak ada daya upaya sebagai penentu dari diri manusia bagi dirinya sendiri ketika sampai pada keputusan. Betapa tak mengertinya kita akan rencana Allah.
Seringkali, kita berpikir bahwa apa yang kita inginkan, itu yang terbaik. Padahal, hanya Nya yang tahu yang terbaik bagi kita. Maka, dalam doa-2 kupanjatkan permohonan :
"Ya Allah, berikankanlah yang terbaik bagiku, dunia akhirat, dan jadikan aku hamba Mu yang rela dan ikhlas menerimanya. Dan ajarkan aku, untuk tabah menjalani keputusan Mu,serta dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian. Amien ya Allah, amien".
untuk sahabat2 tercinta...aku dan kamu bersama.


2 Comments:
ya Alloh..kok tulisan ini pas banget ya ma suasana hatiku saat ini..Aku blm hamil teh..emang Alloh punya rencana lain kali ya..aq tidak kecewa, tp aku sedih karena gak bs bikin suami bahagia (saat ini) soale dia ngarep banget...mungkin harus lbh giat "berusaya" ya teh everynight:D
nuhun-mutia
http://tokomutia.multiply.com
http://kerjadarirumah.biz
cerita dari tetangga sebelah, mereka lagi pusing tujuh keliling. anak gadisnya tengah hamil karena pacaran kebablasan. masya allah, mereka berniat menggugurkan kandungan itu...
"mengapa (tidak) mau hamil?"
Post a Comment
<< Home