Sunday, August 05, 2007
Hati Nurani
Ulasan berikut nyambung ke cerita di sini ya (klik sini)
Sambil nemenin Arka main motor di Kota Bunga Cipanas, aku merhatiin tempat itu. Aneh banget itu tempat. Semua Vila yang aku lewatin kayaknya ga ada orangnya (paling Cuma 5% lah yang lagi ada orangnya), Semua tempat rekreasi, mulai mini zoo, pool, kids corner, kuda dll, ga ada peminatnya. Tapi semua rapi dan terawat.

. Lalu, di sekitar danau banyak sekali bangunan-2 yang ga jelas buat apa dan kosong. Padahal gede-2 banget. Tempat penjaga motornya aja seperti menara, tinggi banget tapi kecil, kosong. Si penjaga sendirian duduk aja di situ.

Tragis rasanya. Di mana banyak sekali orang yang ga punya tempat tinggal, ga bisa tidur enak…ah boro-2 enak, inget cerita alm Taufik Savalas ? Alm bialng dulu, selagi kecil, dia biasa tidur duduk karena rumahnya kecil sementara dia harus berbagi ruang dengan saudara-2nya. Bayangin, buat tidur aja ga bisa selonjoran.

Lalu aku inget pengungsi-2 Lapindo yang masi ga jelas nasibnya. Yang masi tidur berimpitan.

Di tempat tadi…ruang kosong banyak sekali….bagus-2, terawat…kosong….
Menyedihkan..

Dalam psikologi analisa, Freud mengatakan bahwa manusia memiliki Id, Ego dan Superego dalam dirinya. Suatu bentuk pembagian untuk menjelaskan berbagai aspek keinginan, dorongan, pemikiran-2 dan banyak hal lain yang muncul dalam diri manusia.

Id, merupakan dorongan dasar manusia, seperti sex. Dapat pula dikenali sebagai dorongan alamiah manusia.
Hati Nurani menjadi bagian dari Id.
Superego adalah aspek dalam diri manusia yang “betugas” untuk berhubungan dengan dunia luar. Superego “mengamati” apa yang pantas atau tidak pantas pada lingkungan social tempat individu itu berada.
Ego, adalah aspek penyeimbang antara Id dan Superego. Dialah penyeimbang antara keinginan dasar dan apa yang diharapkan lingkungan. Namun, bukan tak mungkin ego memenangkan salah satu, Id atau Superego.

Labels: ,

0 Comments:

Post a Comment

<< Home