Wednesday, March 05, 2008
The Power of Language
Aku baru dapat pelajaran berharga tentang bahasa. Maka judulnya aku beri "kekuatan bahasa", bukan yang ini
Bagaimana bahasa yang tidak menyertakan wujud nyata dari mereka yang berkomunikasi, dapat menjadi rancu, dan gagal menjadi ajang komunikasi, karena memiliki kelemahan dalam beberapa hal.
"Manusia dimanusiakan orang lain ketika ia diajak berkomunikasi oleh orang lain." Dan komunikasi adalah bentuk penyampaian ide dari satu pihak ke pihak lain melalui satu bentuk bahasa. Karena itu, komunikasi minimal menyertakan satu orang sebagai pemilik ide atau penyampai dan pihak lain sebagai penerima.
Bahasa sendiri, terbagi lagi dalam beberapa bentuk, tidak harus selalu dalam bentuk untaian kata dalam kalimat. Karena itu, kita mengenal bahasa tubuh, bahasa isyarat, dan lainnya, guna penyampaian informasi tadi.
Bahasa lisan memiliki nilai lebih karena adanya intonasi dari si penyampai, bahasa tubuh, raut wajah, kondisi dan situasi yang menyertai keberadaan bahasa lisan. Dan ternyata faktor-2 faktor ini bukan saja sebagai pelengkap, penyerta, tapi dapat menentukan tersampaikan tidaknya maksud /ide /informasi dari pengirim kepada penerima, dengan tepat.
Suatu kalimat , bahkan satu kata, yang diucapkan dengan intonasi tertentu, ekspresi tertentu, dalam kondisi tertentu, dapat memiliki makna jauh berbeda.
Bandingkan bila kata "tidur" diucapkan dengan lembut dan perlahan, oleh seorang ibu pada suaminya. Bisa jadi, Ibu tersebut sedang memberi tahu suaminya, bahwa anak mereka sedang tidur.
Tapi bila kata "tidur" diucapkan dengan tajam dan keras, disertai telunjuk teracung, dan disertai tatapan mata "menyuru", maka bisa jadi, si ibu sedang menyuruh anaknya tidur.
Beda sekali bukan ?
Dan karena aku baru saja mendapat pelajaran berharga tentang hal ini, hari ini, maka aku memutuskan bertindak lebih bijak bila berbicara non lisan.... dan tentu saja lisannya pun harus terjaga.
Doakan, dan...amien.

Labels: , ,

2 Comments:

At 5:45 PM, Anonymous Anonymous said...

wah iya, di. kucing gue kalo cuma cali....*dg lembut, mana mau turun dari meja. tapi kalo ; cali !!!!! terbirit birit deh dia kekkekekkek

 
At 6:57 AM, Blogger Dian Ibung said...

hihihi...iya apalagi eda ngomongnya sambil melotot

 

Post a Comment

<< Home