Lagi bikin makalah untuk tanggal 11 September ini. Tentang masalah orang tua yang berdampak pada anaknya. Bukan tentang -misalnya- perceraian, yang sedikit banyak kita udah tau tentang efek negatifnya pada anak.
Bukan pula tentang kekerasan yang jelas-jelas merugikan si anak.
Tapi tentang sikap orang tua yang tidak menjalani amanat Allah SWT atas seorang anak, yang dititipkan padanya, sehingga berdampak buruk bagi si anak. Dampak yang efeknya jangka panjang, turun temurun, dan mempengaruhi bisa tidaknya orang tua masuk surga.
Ini memang bukan kerja seorang diri. Ini adalah kolaborasi saya dengan kakak saya, mantan dosen ITB yang sekarang jadi udztazah. Berhenti bekerja ketika sedang mengambil S3-nya (dan mundur dari prorgam S3nya) karena ingin mengasuh ke dua putrinya sendiri.Kakak saya yang sejak pulang haji memutuskan berjilbab (padahal tadinya ...ogaaahhh).
Tapi bukan kolaborasi dalam tulisan lho.
Kami berkolaborasi dalam suatu program kelas Parenting untuk SD Mutiara Bunda di Bandung. Dia membahas dari sisi Islam, sementara saya kebagian sisi psikologinya.
Doakan, lancar dan terutama bermanfaat. Agar para orang tua, tak luput saya dan kakak saya, tidak melalukan tindakan-tindakan yang merugikan si anak, dan melapangkan jalan kami, orang tua juga si anak, ke surga kelak.
Hadis Rasullullah SAW
" Setiap anak dilahirkan dalam keadaaan fitrah, maka pengaruh pendidikan orangtuanyalah, dia menjadi yahudi, nasrani, atau majusi"
H.R. Bukhari dan MuslimBismillahirohmanirrohiim
Labels: agama, Dyari, parenting class


1 Comments:
I think a good parent is one that is happy with what they are doing with their life, the child can sense this happiness and in turn feels completely secure and happy.
Post a Comment
<< Home